Indometro.id - Bengkayang
Sudah lama warga dua dusun ( Sedane, Segiro ) desa Rodaya menginginkan adanya listrik masuk dirumah warga. Saat ini ada Kabar baik untuk warga desa Rodaya, karna kerinduan itu ditahun 2026 terjawab.
Pemerintah melalui pihak PLN berkomitmen untuk mewudkan Indonesia terang. Pada tanggal Pihak PLN menghantar tiang listrik ke desa Rodaya pada tanggal 19 Desember 2025, yang diterimah langsung oleh kades Rodaya Ucok nikolaspin Simatupang, itu salah satu tanda bukti komitmen pemerintah kepada warga terkait listrik.
Pada tanggal 08 Januari 2026, dilaksanakan sosialisasi listrik masuk desa di kantor desa Rodaya. Tujuan sosialisasi ini untuk menyampaikan hall yang penting dan perlu diperhatikan oleh warga, dalam rangka kelancaran lanjutan tugas PLN, seperti penanaman tiang listrik, pemasangan kabel dan lain lain.
Turut hadir camat Ledo Ambeng, Danramil Ledo / diwakili Babinsa, Kapolsek Ledo / diwakili Babinkamtipmas, tim PLN Bengkayang dan Singkawang, serta tamu undangan lainnya.
Kades Rodaya Ucok N.S menyampaikan bahwa listrik masuk desa di dua dusun ini berdasarkan proposal yang diajukan pada tahun 2022 ke pihak PLN. Tidak dipungkiri hal ini juga berkat dukungan dari berbagai pihak, seperti anggota DPRD provinsi Kalbar komisi II Alexander, S.Ag partai Gerindra, pemerintah provinsi, kabupaten, segenap warga desa Rodaya dan pihak pihak yang tidak bisa saya sebut satu persatu.
" Adapun maksud dan tujuan sosialisasi Lisdis ini dilakukan, untuk mengajak warga dusun Segiro,Sedane dan dusun baya mengsukseskan proses masuk listrik di dusun Sedane dan Segiro. Terkhusus warga yang tanah atau lahannya terkena jalur pemasangan listrik. Secara teknis nanti dijelaskan oleh pihak PLN. " Pungkas Ucok.
Sebagai pihak pengawasan listrik masuk desa di dua dusun ini, camat Ledo, Babinsa dan Babinkamtibmas berpesan agar warga didesa Rodaya bersama sama mendukung suksesnya listrik masuk desa dan ciptakan Kamtibmas yang baik ketika proses listrik masuk desa didua dusun tersebut. Pihak PLN silahkan laksanakan sosialisasi sebaik mungkin agar diterima warga dengan baik, sehingga proses listrik masuk desa ini bisa sukses terlaksana.
Manajer PLN unit Bengkayang Panji mengatakan Sumber dana proyek listrik masuk desa murni berasal dari negara. Masalah krusial pada proses program ini biasanya adalah masalah tanam tumbuh dilahan warga yang kena jalur pemasangan listrik. Jaringan yang dipasang tegangan menengah dan jaringan tegangan rendah. Tiang listrik yang dipasang itu berukuran 9M dan 13M. Untuk vasotasi pemasangan tiang listrik tidak ada ganti nrugi tanam tumbuh dari PLN.
" Peforma pemasangan listrik atau syarat untuk pemasangan jaringan itu harus bersih, tidak terhalang oleh tanaman ( pohon ), bangunan dan potensi warga yang lalu lalang. Oleh karena itu untuk mewujudkan kesuksesan proyek pemasangan listrik ini,PLN mengharapkan adanya kerjama sama dari warga." Jelas Panji
Dari UP3 PLN Singkawang Ervan menyampaikan bahwa KWH meter sampai pada instalisasi kerumah itu tanggung jawab warga atau pelanggan. Berikut biaya jenis biaya pasang baru KWH meter .
1. 450 kwh : Rp.450.000
2. 900 kwh : Rp. 863.000
3. 1300 kwh : Rp. 1.238.000
4. 2200 kwh : Rp. 2.082.000
5. 3500 kwh : Rp. 3.491.000
6. 4400 kwh : Rp. 4.283.000
7. 5500 kwh : Rp. 5.359.000
Terkait kwh subsidi atau non subsidi itu tergantung kepada KTP warga atau pelanggan PLN . Ada kategori KTP yang layak mendapatkan subsidi. Untuk daya listrik yang disubsiitu pemerintah itu di 450 kwh dan 900 kw. " Jelas Ervan.





Posting Komentar untuk "Program Listrik Masuk Desa,Sosialisasi LISDES Pada Dua Dusun di Desa Rodaya. "