Kronologi dimulai saat pihak management PT. Palma Agung Bertuah masuk ke wilayah eks PT. SIS membawa rombongannya untuk tujuan survey lahan dan panen TBS, ternyata pihak PT.SIS sudah standby dengan ratusan massa yang menyebar dibeberapa titik dan sudah mempersiapkan diri lengkap dengan membawa seperti kayu yang sudah dipasangi paku-paku, ketapel,batu,klewang,gancu,babat,toiok ,sampai palu kapasitas besar.
tokoh pemuda melayu sakai Andika mengatakan peristiwa tersebut telah mencederai marwah dan martabat negara. Ia menegaskan bahwa lahan perkebunan PT SIS diketahui telah disita secara resmi oleh negara karena berada di dalam kawasan hutan.
"Kami mengecam keras perlawanan yang dilakukan oleh pihak PT SIS. Negara sudah menyita aset tersebut secara sah, namun masih terjadi tindakan kekerasan hingga menimbulkan korban luka serius,” ujar Andika kepada wartawan melalui pesan suara WhatsApp.
Insiden Anarkisme: tanpa ada ketegangan argumen massa yang memang sudah dikomando menyerang langsung melakukan aksi anarkisnya.Kubu PT Palma Agung Bertuah kalang kabut ,karena pada saat itu mereka tidak menyangka akan ada serangan anarkis yang membabi buta.Serangan itu membuat jatuh korban luka berat putus jari tangan dan luka tusuk,luka bacok,dan luka² ringan sebanyak 10 orang,selain itu massa juga merusak dan menghancurkan kendaraan roda empat sejumlah 13 Unit kendaraan pribadi.


Posting Komentar untuk "Bentrokan Berdarah Massa PT SIS dan PT Palma Agung Bertuah, Korban Alami Putus Jari Tangan"