PPK Jalan Nasional Ruteng-Reo, Nur Indah Indriani, ST, M.M.M.Sc
Ruteng, NTT, Indometro.id — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional Ruteng–Reo terus menggenjot perbaikan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan di STA 1, tepatnya di wilayah Wae Ces, Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.
Kepala PPK Jalan Nasional Ruteng–Reo, Nur Indah Indriani ST, M.M, M.Sc, menjelaskan kepada wartawan pada Jumat (31/10/2025), bahwa kerusakan jalan disebabkan oleh rembesan air dari saluran irigasi sisi kanan jalan yang mengalami kerusakan. “Sumber kerusakan berasal dari saluran irigasi yang rusak. Air merembes ke badan jalan dan ditambah kondisi cuaca membuat badan jalan patah,” ungkapnya.
Menurutnya, penanganan saat ini dengan melakukan penimbunan agregat, dan selanjutnya akan dilakukan perbaikan permanen dengan membangun kembali saluran irigasi, DPT pasangan batu di sisi kanan, DPT beton di sisi kiri, serta pondasi sumuran pada bagian bawah karena adanya bidang patahan. Setelah struktur stabil, jalan akan kembali diaspal dan bahu jalan diperbaiki.
“Kalau saluran air tidak dibangun ulang, kerusakan bisa makin parah. Karena itu, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganannya bisa bersinergi,” jelasnya.
Sistem Buka Tutup Jalan
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, PPK Jalan Nasional Ruteng–Reo telah berkoordinasi dengan Polres Manggarai terkait pengaturan arus lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.
Sistem buka tutup jalan diberlakukan empat kali dalam sehari, masing-masing berdurasi satu jam, yaitu pukul 09.00–10.00 WITA, 11.00–12.00 WITA, 13.00 - 14.00 WITA dan 15.00 - 16.00 WITA. “Pekerja kami hanya bekerja lima jam sehari. Sistem buka tutup ini untuk menjaga keselamatan pekerja sekaligus kenyamanan pengguna jalan,” tambah Nur Indah.
Pada tebing sisi kanan jalan akan dibangun sistem terap serta Dinding Penahan Tanah (DPT) pasangan batu di bagian bawah untuk memperkuat struktur jalan.
Koordinasi Jalur Alternatif
Terkait dengan wacana jalur alternatif di sebelah timur Bandara Frans Sales Lega, pihak PPK mengaku masih akan melakukan koordinasi dengan Polres Manggarai dan masyarakat. “Kami belum bisa mengarahkan penggunaan jalur alternatif tanpa memastikan kelayakan dan keamanan jalan tersebut,” katanya.
Proyek Dikerjakan PT Floresco
Proyek ini dikerjakan oleh PT Floresco dengan total anggaran Rp10 miliar untuk tiga titik pekerjaan, masing-masing di STA 1, STA 31, dan STA 32. Pekerjaan ditargetkan selesai pada Desember 2025.
Nur Indah menegaskan bahwa seluruh konstruksi telah mengikuti petunjuk teknis nasional, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi bahaya seperti tanah longsor di sekitar lokasi proyek.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Pihak PPK mengimbau seluruh pengguna jalan nasional Ruteng–Reo agar berhati-hati saat melintas di area pekerjaan ini. “Kami mohon masyarakat bersabar dan memahami bahwa perbaikan ini untuk kepentingan bersama. Semoga cuaca mendukung agar pekerjaan cepat tuntas dan lalu lintas kembali lancar,” pungkasnya. (****)





Posting Komentar untuk "Pejabat Pembuat Komitmen Jalan Nasional Ruteng–Reo Genjot Perbaikan di STA 1, Pengguna Jalan Diminta Waspada"