-->
  • Jelajahi

    Copyright © Indometro Media
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    JustMarkets

    Temukan Kami DI Fb

    Limbah sawit dicoret dari daftar berbahaya: Pemerintah pastikan pengawasan penuh.

    RH.Nasution
    Selasa, 04 April 2023, April 04, 2023 WIB Last Updated 2023-04-04T06:14:23Z

    Follow Yok Frend :

    @adv_kaharudinsyah.sh


    Keputusan pemerintah mengeluarkan limbah penyulingan kelapa sawit atau spent bleaching earth (SBE) dari kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) dikritik pegiat lingkungan hidup karena disebut mengorbankan hak masyarakat dan lingkungan dengan dikeluarkannya limbah sawit dari kategori B3 maka perusahaan bisa lepas dari jerat hukum jika terjadi pencemaran.

    Tapi kalangan pengusaha kepala sawit mengklaim limbah yang berbentuk tanah dan mengandung kadar minyak di bawah tiga persen itu tidak beracun dan bisa dimanfaatkan untuk bahan bangunan hal tersebut senada yang di katakan oleh KTU PT. Lingga Tiga Sawit ( LTS) yang beralamat di desa lingga tiga kec.bilah hulu Kab.labuhanbatu saat di konfirmasi oleh awak media pada 31/03/23 via WhatsApp. 

    Sementara pemerintah memastikan pengawasan terhadap limbah tersebut akan tetap dilakukan dan jika terjadi pelanggaran akan diseret secara hukum.Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati  mengatakan limbah kelapa sawit yang dikeluarkan dari kategori bahan berbahaya dan beracun adalah jenis SBE atau spent bleaching earth.
    Limbah SBE ini, kata dia, sudah diekstrak kandungan minyaknya dari 20% menjadi di bawah tiga persen
    Kadar tersebut, secara kajian teknis dan ilmiah sudah tidak lagi menunjukkan karakteristik limbah yang berbahaya dan beracun, lanjut Vivien.

    "Dan lebih mudah untuk pemanfaatannya karena tidak lagi mengandung minyak serta logam berat," kata Rosa Vivien kepada awak media. 

    "Sehingga walaupun bukan limbah B3, tapi tetap limbah harus dikelola dengan standar-standar," sambungnya.

    ( Gambar Ilustrasi )

    Kendati limbah hasil pemurnian untuk minyak goreng ini sesuai ketentuan aman bagi lingkungan, tapi KLHK akan tetap melakukan pengawasan terhadap proses pengelolaannya.
    Yakni melalui dokumen persetujuan lingkungan dan perizinan berusaha termasuk prosudur pengolahan dan pemanfaatan limbah tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 
    Jika terjadi pelanggaran , maka akan dilakukan penegakkan hukum 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini