Inilah Fakta Dari Pria Yang Mengaku Korban Begal Padahal Korban BO

 


Jakarta, Indometro.id - 

Aulia Rafiqi ditangkap polisi setelah membuat laporan palsu karena mengaku dibegal padahal menjadi korban open booking online (BO). Lantas, mengapa Aulia bikin laporan palsu padahal barangnya juga dirampas?

Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Adrianus Meliala memahami langkah Aulia hingga tebersit membuat laporan palsu. Menurut Adrianus, faktor malu membuat Aulia bikin laporan palsu dibegal padahal motornya dirampas karena open BO.

"Bisa dipahami mengapa yang bersangkutan berbuat begitu. Fakta bahwa barang-barangnya dirampas oleh pihak open BO kan memalukan," kata Adrianus kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) malam.

Aulia memang tak mampu membayar open BO senilai Rp 500 ribu, sehingga motor dan HP-nya dirampas. Cerita di balik itulah, menurut Adrianus, yang membuat Aulia malu hingga akhirnya membuat laporan palsu.

"Yang bersangkutan merasa tidak ada muka lagi kalau melapor apa adanya. Maka dikaranglah cerita fiktif," ujarnya.

Jika dilihat kasus ini, bisa saja Aulia langsung membuat laporan bahwa barangnya dirampas pihak tertentu. Namun, Adrianus menilai Aulia sudah terlalu malu karena tak bisa membayar teman kencannya.

"Mungkin yang bersangkutan mengharapkan ada ganti rugi asuransi, minimal memperoleh tanda simpati dari rekan-rekannya. Sementara, kalau ketahuan dirinya adalah korban open BO, malah kena dobel: rugi motor dirampas plus malu," imbuhnya.

"Mungkin yang bersangkutan mengharapkan ada ganti rugi asuransi, minimal memperoleh tanda simpati dari rekan-rekannya. Sementara, kalau ketahuan dirinya adalah korban open BO, malah kena dobel: rugi motor dirampas plus malu," imbuhnya.

Keluarga Aulia Malu

Aulia Rafiqi ditangkap polisi lantaran membuat laporan palsu mengaku dibegal padahal ia adalah korban open BO. Pihak keluarga Aulia minta maaf.

"Kita kan posisinya pesakitan ya. Aku juga merasa udah dipermalukan sama keponakanku sendiri. Kalau memang harus minta maaf, aku juga minta maaf," ujar paman Aulia, Erwin Tambunan, Melansir dari detikcom, Selasa (12/10).

Erwin mengaku tidak tahu bahwa peristiwa sebenarnya adalah Aulia korban open BO. Atas perbuatan Aulia itu, ia menyebut seperti dilempari kotoran oleh keponakannya itu.

Hingga kini Erwin belum berkomunikasi lagi dengan Aulia. "Ini lagi tanda tangani kuasa sama lawyer-nya. Ini baru mau menjenguk hari ini," tutur Erwin.

Perampas Motor Aulia Ditangkap

Polres Metro Bekasi Kota menyelidiki kasus dugaan perampasan terhadap Aulia Rafiqi, tersangka kasus laporan palsu di Polres Metro Jakarta Timur. Satu orang pelaku telah ditangkap polisi.

"Sudah ada satu pelaku yang kita amankan," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing, Selasa (12/10).

Erna belum memerinci terkait penangkapan pelaku. Namun, dia menyebut pelaku merupakan seorang laki-laki.

"Pria, ditangkap di Bekasi," katanya.


Berita ini sudah tayang di detik.com. 


Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama