Demi Keuntungan Besar, Pekerjaan Proyek TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Bengkalis Asal Jadi



   salah satu buai ayunan yang sudah lepas pengelasannya

Bengkalis,indometro.id - 
Proyek pekerjaan rehabilitasi ruang kelas TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Bengkalis dibawah naungan dinas pendidikan kabupaten Bengkalis, pekerjaan dengan nilai kontrak  Rp 199.799.999,- sumber dana dari DAK Fisik Bidang Pendidikan Reguler Paud, dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Berkah Sei Empang dan di awasi oleh konsultan pengawas dari CV. Mitra Riau Consultant.

Pantauan media ini dilapangan pekerjaan rehabilitasi kelas TK Negeri Pembina 3 yang terletak di jalan pembangunan terlihat sudah selesai dikerjakan, Kamis (23/09/2021).

Media ini bersama tim melakukan investigasi dan bertanya kepada penjaga sekolah, bahwasanya pekerjaan tersebut diduga asal jadi.

Pihak penjaga sekolah menunjukkan lokasi yang baru selesai dikerjakan, sini bang lokasinya ada lima (5) ruang yang direhab, tapi itu lah bang seperti itu hasilnya pekerjaan pelavon ruang kelas, banyak catnya yang terkelupas, ada yang sudah gugur juga, ucap penjaga sekolah yang enggan disebutkan namanya.

Kemudian tim juga menanyakan kapan pekerjaan ini selesai, penjaga sekolah menjelaskan, baru semalam bang orang kerja ni selesai, mereka semalam sudah pamitan sama kita di sekolah, ujarnya lagi.

Setelah ditunjukkan ketempat lima ruangan oleh penjaga sekolah, ternyata benar pekerjaan rehabilitasi ruang kelas tersebut KUAT DIDUGA ASAL JADI.! dan tidak mengutamakan mutu dan kualitas, bahwasanya sekolah TK tersebut pelajarnya masih kanak-kanak dan ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak kita semua inginkan.

Begitu juga pada pekerjaan taman kanak-kanak, Pembangunan Area Bermain Beserta Ape Luar Ruang dengan nilai kontrak sebesar Rp 134.241.553,- sumber dana DAK Fisik Kabupaten Bengkalis tahun 2021, dikerjakan oleh CV. Erza dan konsultan pengawas CV. Mitra Riau Consultant pekerjaan tersebut DIDUGA KUAT ASAL JADI !.

Pekerjaan taman bermain tersebut yang belum lama selesai sudah ada yang rusak, seperti besi patah diduga akibat las kurang kuat, pada mainan ayunan begitu juga terlihat jelas ada yang sudah rusak.

Diminta kepada pihak dinas pendidikan kabupaten Bengkalis untuk segera turun dan lihat langsung bobroknya pekerjaan tersebut, karena pekerjaan yang baru selesai sudah ada yang rusak, apa lagi dalam jangka lama.

Media bersama tim berusaha menghubungi kepala dinas pendidikan kabupaten Bengkalis melalui via telepon selulernya Namaun tidak diangkat, hingga berita ini diterbitkan.**

Anang
Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama