Ticker

6/recent/Ticker-posts

Warga Menilai Covid-19 Adalah Hoaks,Tamparan Keras Kadinkes Kabupaten Bengkalis

Kadinkes kabupaten bengkalis dr. Ersan putra TH

Bengkalis, indometro.id - Kebanyakan masyarakat saat ini seolah tak lagi percaya dengan setiap informasi yang seputar update Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Parahnya, setiap data penambahan kasus positif dianggap sebagai Hoax oleh masyarakat hal ini terus berlanjut, bahkan sampai siang ini.

Masyarakat saat ini menganggap Covid-19 sebagai Hoax, setiap penambahan pasien positif dianggap sebagai skenario pemerintah dalam mendapat keuntungan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Putra TH menyayangkan hal itu. Ia bahkan syok mengetahui kebanyakan masyarakat tak lagi yakin dengan keberadaan paparan Covid-19.

“Jelas hal ini sangat disayangkan, sejak awal sampai dengan hari ini kita dari tenaga kesehatan tidak pernah mengada-ada perihal wabah tersebut. Kenapa masyarakat malah bersikap ragu, atau bahkan tidak percaya?,” kata dr. Ersan, saat dikonfirmasi dalam kunjungannya pada Pelantikan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kecamatan Pinggir dan Mandau, di Grand Zuri Hotel, Minggu (26/07/2020).

Secara tegas dr. Ersan mengatakan bahwa ketidakpercayaan masyarakat terkait paparan Covid-19 sangat-sangat melukai perasaan tenaga kesehatan yang masih berjuang sampai saat ini, hal itu disuarakannya dengan tegas tanpa keraguan.

“Kasihan rekan-rekan medis yang masih berjuang sampai sekarang, eh malah diragukan. Kita sampai saat ini tak pernah mengada-ada. Apalagi sampai dianggap ambil kesempatan untuk lahan bisnis, itu sangat tidak masuk akal,” terangnya.

Atas respon dan keraguan masyarakat di tengah kemaksimalan paramedis dalam menangani para pasien dengan riwayat jangkitan Covid-19, ia tak mampu berucap. Raut wajah sesal beriring kecewa, itulah yang tergambar dari sang Kadinkes Kabupaten Bengkalis atas mosi tidak percaya masyarakat menanggapi paparan virus corona.

“Jelas kaget lah dengar kabar begitu, kita sudah upayakan secara maksimal untuk terus melayani dan menangani pasien yang terjangkit Covid-19. Tapi kok malah dianggap Hoax?,” tambahnya.

“Atau begini saja, siapa yang tidak percaya Covid-19, ayo silahkan masuk ke ruang isolasi dan temui para pasien yang positif. Silahkan masuk tanpa pakai alat pelindung diri (APD), pakai masker pun jangan. Coba, setelah itu kita tunggu hasilnya. Biar sama-sama kita buktikan, terang-terangan kita buktikan ada atau tidaknya virus itu,” tegasnya mengajak warga penuh keraguan untuk membuktikan paparan virus corona.

Ersan mengatakan, ia siap menyambut siapa saja yang hendak memenuhi ajakannya guna membuktikan paparan tersebut. Hal itu tidak tertutup untuk masyarakat umum yang tetap keras meragukan paparan Covid-19.

“Siapa saja. Siapa saja yang ragu, yang anggap tenaga medis berbohong, silahkan datang. Mari kita buktikan. Masuk langsung ke ruang isolasi bersama para pasien yang terpapar. Kita buktikan saja secara langsung,” tegasnya lagi.

Di akhir pemaparannya, ia mengatakan bahwa pihaknya bakal terus melaksanakan pelayanan dan penanganan medis terhadap seluruh pasien yang terinfeksi virus Corona. Meski didera ketidakpercayaan dari masyarakat, pihaknya tetap berjuang dalam memberi pelayanan maksimal di tengah pandemi yangvterus bergejolak.

“Terlepas mereka percaya atau tidak, kami akan dan tetap harus berjuang di berbagai fasilitas kesehatan. Banyak disana yang membutuhkan pelayanan ketimbang mengurusi mereka yang tidak mau tahu. Sampai titik ini, saya sebagai Kepala Dinas meminta seluruh tenaga kesehatan tetap fokus saja. Jangan mudah terprovokasi, biarkan saja masyarakat berpendapat. Kita tetap saja pada tugas. Dan bagi warga yang tidak percaya dan ingin membuktikan paparan virus corona, yuk silahkan masuk ke ruang isolasi. Buktikan langsung,” jelasnya. (anang).