Ticker

6/recent/Ticker-posts

Kelak Saat Corona Mereda, Hidup Normal Tak Lagi Seperti Dulu Kala

Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Doni Monardo
Doni Monardo (Foto: dok. BNPB)


Jakarta, indometro.id - Kasus positif virus Corona (COVID-19) di Indonesia terus bertambah setiap hari. Kepastian kapan berakhirnya wabah tersebut pun belum bisa ditentukan.
Pemerintah mengungkapkan pandemi COVID-19 akan terus berlangsung sampai vaksin corona ditemukan. Jika vaksin sudah ditemukan, Indonesia akan aman dari permasalahan COVID-19.
"Kapan waktu PSBB ini akan berakhir, Bapak Menko Perekonomian tadi telah mengingatkan kami semua, sebelum ada vaksin, kita belum akan aman dari masalah COVID-19 ini," kata Doni Monardo, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dalam konferensi pers di kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI, Senin (4/5/2020).
Doni mengatakan butuh waktu yang lama untuk Indonesia kembali pulih seperti keadaan normal. Tapi, kalaupun situasi kehidupan normal, kata Doni, budaya hidup akan berubah. Tidak seperti masa sebelum pandemi.
Masyarakat diminta tetap menerapkan protokol kesehatan yang diatur selama pandemi, seperti cuci tangan hingga menjaga jarak.
"Otomatis kondisi kita untuk bisa pulih secara semula membutuhkan waktu yang sangat lama," ujarnya.
"Kalau toh kita normal, dalam arti kata normal dengan gaya baru, dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak, dan juga mencuci tangan, dan kegiatan keluar rumah pun dilakukan kalau memang penting sekali," sambung Doni.
Untuk saat ini, Doni menekankan pentingnya mengubah perilaku dan menaati peraturan dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dengan begitu, laju penyebaran virus Corona di Indonesia dapat ditekan.
"Diikuti secara rutin dan terus-menerus dengan menggunakan masker, menjaga jarak, cuci tangan dan ini tidak cukup hanya dilakukan dan disampaikan hanya sekali. Perlu disampaikan berulang kali setiap saat," kata Doni.

berita ini dikutip dari : detiknews

Artikel Terkait