PEKANBARU.Indometro.id Fenomena antrian panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pekanbaru kembali mencuat dalam dua hari terakhir.
Pantauan di lapangan, wartawan Indometro.id Sabtu-Minggu (3-4/10/2026), antrian mengular hingga ke badan jalan terjadi di SPBU Km 2,5 Jalan Garuda Sakti, SPBU Jalan SM Amin samping Kantor Pajak, dan beberapa titik lainnya. Truk, bus, hingga sepeda motor harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar pertalite dan Bio Solar
Antriannya bukan hanya dalam beberapa hari ini bahkan boleh dikatakan sudah lama sekali ratusan meter kendaraan Fuso/Dump Truk, sampai menutup usaha kami Mencari Makan Pelanggan enggan masuk karena truk berhenti di tepi badan jalan, keluh seorang pedagang di sekitar SPBU Garuda Sakti.
Kondisi ini memicu kemacetan parah, rawan kecelakaan, dan mengganggu aktivitas warga. bahkan sempat terjadi cekcok adu mulut antar pengantri karena stok terbatas.
Kelangkaan ini diduga bukan karena stok kosong. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Kepala Dinas ESDM Riau Ismon Simatupang menegaskan stok aman dan sudah menambah 20 persen penyaluran.
Namun fakta di lapangan berbeda. DPRD Riau dan LAMR mendorong dibentuknya Tim Terpadu dan Satgas Solar. Ketua MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf menyebut setelah adanya penggerebekan gudang penimbunan BBM di sejumlah tempat, perlu langkah reaktif dan kajian penambahan kuota yang dibarengi pengawasan ketat.
Yang patut menjadi perhatian adalah mata rantai distribusi, pasokan tepat sasaran dan transparansi," ujarnya, Ahad (4/10).
Anggota DPRD Riau Abdullah (PKS) mendesak evaluasi Pertamina Patra Niaga Kalau stok aman, masalahnya di mana? Antrean hampir merata di seluruh kabupaten/kota di Riau. Ini zalim tegasnya, 2 Mei lalu.
Warga mengeluhkan harga eceran ikut melonjak. Pertalite eceran tembus Rp14 ribu/liter, bahkan Pertalite botolan Rp25 ribu/botol besar.
Pemprov Riau mengimbau warga agar tidak panik buying dan membeli sesuai kebutuhan agar distribusi merata. (E,one).




Posting Komentar untuk "MIRIS AYAM MATI DILUMBUNG PADI Antrian Panjang Sejumlah SPBU di Pekanbaru Mencuat, Solar Subsidi Langka Antrian Hingga Ratusan Meter"