Reduce bounce ratesindo 852 Bunda PAUD Jadi Garda Awal Mewujudkan Aceh Utara Bangkit - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

852 Bunda PAUD Jadi Garda Awal Mewujudkan Aceh Utara Bangkit

 


Indometro.id | Aceh Utara 

‎Sebanyak 852 Bunda PAUD tingkat gampong se-Kabupaten Aceh Utara dikukuhkan secara serentak, Selasa (8/9/2026). Pengukuhan perdana ini menjadi langkah penting dalam memperkuat perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

‎Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayah Wa, didampingi Bunda PAUD Kabupaten Aceh Utara Ny. Musliana Ismail, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara Dr. Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., para Bunda PAUD kecamatan serta Bunda PAUD gampong se-Aceh Utara.

‎Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Ayah Wa mengatakan, keberadaan Bunda PAUD hingga ke tingkat gampong memiliki peran strategis. Perhatian terhadap anak, menurutnya, tidak cukup hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi membutuhkan keterlibatan keluarga, pemerintah gampong dan seluruh masyarakat.

‎“Ini merupakan momentum yang sangat luar biasa. Hari ini perdana kita melakukan pengukuhan Bunda PAUD hingga tingkat Gampung, mencakup 852 kampung di seluruh Aceh Utara,” ujar Ayah Wa dalam sambutannya.

‎Di hadapan para Bunda PAUD yang baru dikukuhkan, Bupati menitipkan anak-anak Aceh Utara agar mendapat perhatian, kasih sayang dan perlindungan sejak usia dini. Ia berharap PAUD menjadi ruang yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak.

‎“Saya titipkan anak-anak kepada Bunda sekalian. Mereka adalah mutiara-mutiara yang akan meneruskan estafet kepemimpinan dan kebudayaan Aceh Utara di masa depan,” katanya.

‎Ayah Wa juga mengingatkan pentingnya memperhatikan kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Para Bunda PAUD diminta ikut mendorong pencegahan stunting bersama keluarga, pemerintah gampong dan tenaga kesehatan.

‎“Perhatikan gizi mereka, jaga stunting dari tingkat kampung dan pastikan mereka mendapatkan hak untuk bermain dan belajar dengan menyenangkan,” pesannya.

‎Menurut Bupati, pembangunan Aceh Utara tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus dimulai dari pembangunan manusia.

‎“Kalau kita ingin Aceh Utara bangkit, maka manusianya harus kita bangun. Dan pembangunan manusia harus dimulai sejak anak usia dini,” tegasnya.

‎Ia menilai peran Bunda PAUD sejalan dengan semangat “Aceh Utara Bangkit”, yang harus diwujudkan melalui kemajuan pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan, sosial dan keagamaan.

‎“Bangkit bukan hanya dalam satu sektor. Kita ingin ekonomi bangkit, pendidikan bangkit, pembangunan bangkit, syariat bangkit dan seluruh sektor kehidupan masyarakat Aceh Utara bangkit,” ujarnya.

‎Pengukuhan 852 Bunda PAUD tersebut sekaligus menjadi bagian dari momentum 800 tahun Samudera Pasai. Ayah Wa berharap peringatan sejarah tersebut tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi inspirasi untuk menyiapkan generasi Aceh Utara yang sehat, cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia.

‎“Mari kita menatap ke depan dan bersama-sama memperjuangkan Aceh Utara sesuai dengan niat kita, yaitu Aceh Utara Bangkit,” ajaknya.

‎diharapkan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini semakin kuat dan menjadi gerakan bersama dari tingkat kabupaten hingga gampong.

‎“Mari kita jaga anak-anak kita, mari kita didik dan sayangi mereka. Karena masa depan Aceh Utara berada di tangan generasi yang sedang kita persiapkan hari ini,” pungkas Ayah Wa. 

[FJ]

Posting Komentar untuk "852 Bunda PAUD Jadi Garda Awal Mewujudkan Aceh Utara Bangkit"

Ads :