Foto:Ilustrasi
Sumbawa Besar, NTB, indometro.id— Perumahan Puri Citra di Jalan Lintas Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa tengah dilanda krisis air bersih. Dalam beberapa hari terakhir, distribusi air dari Perumdam Batulanteh dilaporkan mengalami gangguan serius, bahkan tidak mengalir sama sekali di sejumlah rumah warga.
Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat. Kebutuhan dasar seperti mandi, mencuci, hingga memasak terganggu, memaksa warga mencari sumber air alternatif ke wilayah lain.
Kekecewaan warga tidak hanya dipicu oleh terhentinya pasokan air, tetapi juga dugaan ketimpangan distribusi. Sejumlah warga menyebut, saat Puri Citra mengalami kekeringan, kawasan lain justru masih mendapatkan suplai air secara normal.
“Sudah beberapa hari air tidak mengalir. Kami terpaksa mencari air ke tempat lain untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Rabu (18/3/2026).
Hal ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pemerataan distribusi dan prioritas layanan Perumdam di wilayah terdampak.
Pihak Perumdam Batulanteh, saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp pada, Kamis (19/3/2026), menyatakan gangguan distribusi disebabkan oleh beberapa faktor.
“Tidak ada unsur kesengajaan dari kami untuk tidak mengalirkan air ke pelanggan. Kondisi ini terjadi akibat kerusakan lingkungan di wilayah Batulanteh yang berdampak pada sumber air, dipicu oleh ulah aktivitas illegal manusia yang mementingkan kepentingannya sendiri dan mengabaikan kebutuhan utama masyarakat akan air bersih,” jelas pihak Perumdam.
Selain itu, kondisi air baku di Intake Semongkat disebut mengalami penurunan kualitas akibat banjir berulang. Air menjadi keruh dan tidak memenuhi standar untuk diolah secara optimal.
Di sisi lain, sistem pengolahan air yang digunakan saat ini merupakan infrastruktur lama yang dibangun sejak 1997 dan belum mengalami rehabilitasi menyeluruh.
Keterbatasan kapasitas dan teknologi menjadi kendala dalam menghadapi perubahan kondisi air baku.
Perumdam menyebutkan, upaya perbaikan permanen tengah diusulkan melalui dukungan anggaran pemerintah guna meningkatkan kualitas layanan ke depan.
Meski ada penjelasan resmi, warga menilai kondisi di lapangan menunjukkan ketimpangan yang nyata.
“Di perumahan sekitar air tetap mengalir. Kami bahkan sering numpang mandi di sana. Kenapa di tempat kami tidak dialiri sama sekali?” ungkap warga lainnya.
Warga menegaskan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.
Mereka mendesak adanya langkah konkret dalam waktu dekat, seperti distribusi air bersih atau solusi darurat lainnya.
“Yang kami butuhkan sekarang bukan sekadar penjelasan, tapi solusi nyata. Air adalah kebutuhan dasar kami. Kami berharap ada tindakan cepat agar kondisi ini tidak terus berlarut,” pungkasnya. (Fikran)



Posting Komentar untuk " Krisis Air di Puri Citra: Infrastruktur Usang Perumdam Batulanteh Disorot, Warga Tuntut Solusi Nyata"