Reduce bounce ratesindo Diduga Ada Manipulasi: Data Peserta Jamkes PPPK Paruh Waktu Dinas Pertanian Tebing Tinggi Tak Lengkap - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Diduga Ada Manipulasi: Data Peserta Jamkes PPPK Paruh Waktu Dinas Pertanian Tebing Tinggi Tak Lengkap


Tebing Tinggi, Indometro.id -

Diduga ada manipulasi data jumlah peserta Jaminan Kesehatan bagi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Jabatan Layanan Operasional di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp.11.798.568.000,00, sumber dana APBD Tahun Anggaran 2026

Sebagaimana diumumkan dalam Sirup.inaproc.Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dengan kode nomor.65486765, update terakhir Rabu, tanggal 18 Februari 2026, Pkl. 01:46 WIB.

Selaku pengamat kebijakan publik dan anggaran Ratama Saragih menanggapi RUP dinas Ketapang dan Pertanian dimaksud mengatakan bahwa sepatutnya dalam RUP dimaksud di uraikan berapa jumlah peserta jaminan kesehatan sepastinya yang dibayarkan sebagai Premi BPJS Kesehatan, lantaran di Sirup dinas Ketapang dan Pertanian disebutkan volume pekerjaan hanya 1 Paket.

“Inikan kabur defenisi Volume 1 Paket” sebut Jejaring Ombudsman ini lagi, karena Premi BPJS Kesehatan dibayarkan berdasarkan kepesertaan dan atau setiap peserta yang menyetorkan iuran jaminan kesehatannya," ungkap Ratama kepada media, Kamis (19/2).

Lanjut ujar Responden BPK ini lagi, jika data jumlah peserta nya tak lengkap, pasti dan jelas, lalu Angarannya sudah di sebut sebesar Rp.11.798.568,000 maka persepsi publik mengatakan anggaran belanja dimaksud untuk berapa peserta, inikan memicu keraguan, tafsiran bahkan dugaan.

"Nah, jika disebutkan volumenya untuk seberapa peserta maka publik bisa menghitung berdasarkan Regulasi BPJS tarif iuran jaminan kesehatan sekalipun tidak pas jumlahnya namun sudah mendekati yang semestinya, dan memang diperuntukan kepada sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Jabatan Layanan Operasional Dinas Ketapang dan Pertanian Kota Tebing Tinggi," terangnya. 

Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Intern (APIP) jangan lengah, sebagai fungsi pengawasan dan monitoring dalam rangka pencegahan maka sudah bisa turun untuk memastikan data dan jumlah belanja dimaksud.

Untuk mendapat kejelasan, awak media melakukan konfirmasi kepada Kadis Ketapang & Pertanian Kota Tebing Tinggi, Iboy Hutapea melalui WA, namun tak direspons dan hanya dibaca dengan tanda centang biru.

Sementara Sekretaris Dinas Ketapang & Pertanian, Dias Pasaribu saat dikonfirmasi hanya menjawab akan didalami.

"Baik akan kami cek dan lakukan pendalaman," singkatnya di WhatsApp, Kamis (19/2).



(@76)

Posting Komentar untuk "Diduga Ada Manipulasi: Data Peserta Jamkes PPPK Paruh Waktu Dinas Pertanian Tebing Tinggi Tak Lengkap "

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan