PC PMII Kota Medan Murka, Lemahnya REKTOR USU Dalam Penanggulangan Penyalah Gunaan Narkoba Di Lingkungan Kampus





Medan,indometro.id-Badan Narkortika Nasional (BNN) Grebek Kampus Universita Sumatera Utara (USU) di  Fakultas Ilmu Budaya.
Terjaring puluhan mahasiswa dan alumni USU dalam penangkapan tersebut.
Hal ini menjadi perhatian publik yang menganggap tragedi ini sangat memalukan nama baik USU itu sendiri,13/10/2021.

Rahmad Ritonga selaku Ketua PC PMII Kota Medan menegaskan,
"Sebagai organisasi kemahasiswaan kami miris akan kejadian yang menimpa USU saat ini. Dimana kami menilai bahwa kinerja REKTOR USU Muryanto Amin sangatlah rendah, terkhusus dalam membendung penyalah gunaan Narkoba di lingkungan kampus.
Hal ini terbukti bahwa dalam menjaga ketertiban kampus akan penyebaran narkoba REKTOR USU tidak sanggu untuk membina dan mengatasinya sendiri dalam ruang lingkup internal USU itu sendiri.
Padahal sangat jelas bahwa dalam memberikan pemahaman dan ketentuan peraturan di kampus adalah hak sepenuhnya REKTOR USU. Kenapa untuk penyalahgunaan narkoba Rektor USU tidak sanggup dalam menegaskan dan memberi aturan keras di kampus terkait penyebaran Narkoba itu sendiri. Ujarnya. 

Semestinya Rektor USU tidak perlu memberikan Kewenangan ini kepada BNN. karena akhirnya nama baik USU hancur begitu saja karena meluasnya kasus ini di lingkungan masyarakat. Di karenakan poin utama yang harus di jaga adalah elektabilitas USU. Tambahnya.. 

Dari kasus ini kita bisa menilai bahwa REKTOR USU seolah membiarkan dengan sengaja nama baik kampusnya hancur di mata masyarakat luas.
Hal ini menjelaskan secara nyata bahwa REKTOR USU ikut serta menghancurkan nama baik kampus dan mahasiswanya sendiri. 

Terkait penyalahgunaan narkoba harusnya REKTOR USU lebih awal dalam memberi ketegasan dan kebijakan.
Bukan seolah berkerjasaka dengan BNN untuk sama dalam menghancurkan nama baik kampus.
Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama