"Bunuh,Tembak" Empat Anggota TNI Dipukuli Dan Dianiaya Kelompok SMB - Indometro Media

Berita Terbaru

Wednesday, November 20, 2019

"Bunuh,Tembak" Empat Anggota TNI Dipukuli Dan Dianiaya Kelompok SMB

Baca Juga

Video Anggota TNI Dikeroyok Sekelompok Orang yang Diduga dari SMB
ist
INDOMETRO.ID - Empat anggota TNI yang ditugaskan melakukan pengamanan di lahan PT Wira Karya Sakti (WKS) yang sedang berkonflik dengan kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) mengaku dianiaya dan dipukuli anggota SMB yang melakukan penyerangan permukiman karyawan dan kantor WKS di Distrik XVIII, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi.

Keempat anggota TNI itu juga sempat mendengar teriakan "bunuh, tembak" dari suara pimpinan SMB terdakwa Muslim.

Hal itu terungkap pada saat persidangan kasus kelompok SMB yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Rabu, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari empat anggota TNI yang saat itu bertugas melakukan pengamanan di lahan konflik tersebut, yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Tito di hadapan majelis hakim diketuai Viktor Togi Rumarhorbo.

Sidang lanjutan kasus Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh (SMB kembali digelar di PN Jambi yang beragendakan mendengarkan saksi korban dari TNI, yaitu, Kopda Herliansyah, Pratu Riski Pratama, Kopda Zulhijjaz dan Sertu Zendriawan dengan terdakwa pimpinan SMB Muslim dan anggotanya Yohanes, Usman, Dani dan Bagus Eko.

Dalam kesaksian Kopda Herliansyah di persidangan itu terungkap, korban atau saksi sempat menghampiri rombongan Muslim dan kawan-kawan sebelum terjadi penyerangan itu, mereka datang dalam rombongan besar dan ada yang membawa senjata api rakitan, senjata tajam dan bambu runcing, ketika ditemui terdakwa Muslim sempat mengatakan dia dan rombongan datang secara baik-baik.

"Namun saat itu, rekannya saksi Sertu Zendriawan, sempat berdialog dengan Muslim, dengan mengatakan kalau datang baik-baik jangan ramai-ramai dan tidak perlu bawa senjata segala, setelah itu Muslim mengatakan 'mundur-mundur',” kata Herliansyah.

Setelah itu, saksi bersama tiga rekannya kembali ke mess untuk beistirahat, tidak lama kemudian Kopda Herliansyah bertolak ke kantin untuk makan siang, setelah itu terdengar suara ramai dan langsung keluar dari kantin untuk melihat apa yang terjadi.

"Pas keluar saya langsung dipukuli, dan dikeroyok oleh anggota SMB, setelah itu seragam saya dilepas secara paksa, saat itu saya tidak bisa melawan karena banyak pukulan yang saya terima hingga tidak sadarkan diri,” kata saksi Herliansyah di hadapan majelis hakim.

"Ketika setengah sadar saya sempat mendengar terdakawa Muslim berteriak dan mengatakan 'bunuh, tembak,” katanya lagi.

Setelah sadar dia sudah terbaring di mushola dan Herliansyah berusaha mencari rekan-rekannya tetapi saat itu sudah tidak kuat untuk beridiri, kemudian saksi dilarikan ke puskesmas terdekat karena luka yang dialaminya di bagian kepala dan tubuh akibat pukulan benda tumpul dan tajam yang dilakukan kelompok SMB.

Saat ditanya majelis hakim hasil pemeriksaan dokter yang dijadikan alat bukti di persidangan seperi hasil pemeriksaan berupa luka robekan dua sentimeter di bagian kepala belakang yang telah dijahit, memar di bagian hidung, pelipis mata sebelah kiri robek dan bola mata kebiruan karena terkena pukulan anggota SMB, Kopda Herliansyah membenarkan hasil dari pemeriksaan tersebut.

Dia menambahkan akibat dari luka di bagian kepala, saat ini dia belum bisa beraktivitas seperti biasanya, kerena penglihatannya dan konsentrasi sering terganggu, dan saat ini saksi masih harus dirawat jalan atas luka luka yang ada.

Sementara itu Pratu Riski Pratama, Kopda Zulhijjaz dan Sertu Zendriawan kesaksiannya yang disampaikan di hadapan majelis hakim kurang lebih sama dengan pengakuan Kopda Herliansyah.

Sidang dengan terdakwa Muslim dan kawan kawan akan dilanjutkan pada pekan depan untuk mendengarkan saksi lainnya.

Sidang kelompok SMB di PN Jambi menjadi perhatian masyarakat dan mendapat penjagaan ketat pihak kepolisian. 



berita ini bersumber dari antara

1 comment:

  1. Nama:Teddy Liza
    status perkawinan: janda
    jumlah pinjaman:3.6 miliar rupiah
    tempat tinggal saya:. Palangkaraya
    email ku:::teddyliza2020@gmail.com
    kesaksian yang memotivasi saya whatsapp :;l+ 6281617538564
    tujuan pinjaman saya :Investasi / hutang

    Halo semuanya, sekarang dari (bahasa Indonesia [baˈha.sa in.doˈne.sja])/Malay, . Saya seorang janda dengan dua anak dan sejak Februari 2019 karena kebakaran dalam bisnis yang membanjiri bisnis saya dan saya mencoba mencari pinjaman dari bank saya, bank mengatakan dengan saya memiliki kredit buruk sehingga saya mencobanya dengan pemberi pinjaman lain di mana saya bodoh. Tetapi seperti yang Tuhan kehendaki, saya membaca kesaksian AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM di majalah bisnis, yang membantu bisnis dan individu dengan pinjaman besar. Saya mengajukan permohonan dan saya telah menerima pinjaman 3,6 miliar rupee dengan tingkat bunga sangat rendah 1% dan rencana pembayaran yang lebih baik. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda bahwa ada banyak scammer di sini. Ambil permintaan peminjam untuk biaya asuransi, Peminjam tidak memiliki sertifikat bisnis, Peminjam palsu tidak peduli dengan gaji bulanan Anda yang membuat Anda memenuhi syarat untuk mendapat pinjaman, peminjam Palsu tidak memiliki alamat kantor fisik. Peminjam palsu meminta biaya pendaftaran dan biaya pajak, peminjam Palsu tidak memiliki situs web. Jika Anda mencari pinjaman, selalu minta pemberi pinjaman untuk situs webnya, karena banyak pemberi pinjaman palsu tidak memiliki alamat dan situs web. Jika Anda menginginkan pinjaman yang sah,Sukses hanya datang bagi mereka yang percaya pada diri mereka sendiri dan siap untuk menang. Saya tidak mengharapkan apa pun selain yang terbaik untuk Anda. Beralih ke tahap baru dalam hidup bisa menjadi proses yang menantang. Semoga Anda beruntung dalam semua upaya masa depan Anda, Anda akan menjadi hebat. ajukan sekarang.

    Aasimaha adila ahmed kontak pusat aplikasi pinjaman
    E-mail**aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com
    Whatsapp *********^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^+ 447723553516

    ReplyDelete