SUBANG,INDOMETRO.ID- Dalam rangka memperkuat kehadiran Polri di lingkungan pendidikan dan membangun karakter generasi muda yang taat hukum, Kapolsek Pagaden AKP Ikin Sodikin, S.H., M.M., melaksanakan kegiatan PRES NUS (Polisi Responsif Pembina Upacara Sekolah) di SMK Radita Yudha Pagaden, Kabupaten Subang.Senin,(12/10).
Kegiatan yang berlangsung khidmat pada upacara bendera tersebut dihadiri langsung oleh jajaran personel Polsek Pagaden, Kepala Sekolah, jajaran guru dan staf, serta seluruh siswa-siswi SMK Radita Yudha Pagaden.
Dalam amanatnya selaku Pembina Upacara, Kapolsek Pagaden AKP Ikin Sodikin menyampaikan sejumlah pesan penting demi masa depan para pelajar, antara lain:
• Pencegahan Perundungan (Bullying): Kapolsek mengajak sesama siswa untuk senantiasa menjalin hubungan kekeluargaan yang erat dan harmonis. Beliau menegaskan agar tidak ada bentuk perundungan (bullying) apa pun di lingkungan sekolah.
• Tertib Lalu Lintas: Bagi siswa yang belum dewasa atau belum cukup umur, dilarang keras membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Sementara bagi pelajar yang sudah dewasa, wajib melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm standar SNI, serta dilarang keras menggunakan knalpot brong.
• Pemberantasan Narkoba, Miras, dan Tawuran: Para siswa diminta menjauhi bahaya narkoba dan minuman keras (miras). Kapolsek juga mengimbau siswa untuk menolak keras ajakan tawuran antar-pelajar. Jika mengetahui indikasi adanya tawuran, siswa diminta segera melaporkannya ke Polsek Pagaden atau melalui layanan Call Center 110.
• Kebersihan Lingkungan: Siswa diharapkan selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah guna menciptakan atmosfer belajar yang nyaman dan membakar semangat dalam menuntut ilmu.
Ada momen menarik dalam upacara tersebut. Guna memberikan pemahaman yang nyata, Kapolsek mempraktikkan simulasi dengan melempar sebuah helm ke lantai di hadapan para guru dan siswa. Aksi spontan ini bertujuan untuk menyadarkan civitas akademika bahwa penggunaan Helm SNI saat berkendara roda dua sangat vital untuk melindungi kepala dari benturan fatal jika terjadi kecelakaan lalu lintas.
"Jangan pernah melakukan perbuatan menyimpang yang melanggar aturan, baik itu aturan sosial, agama, maupun hukum. Hal itu hanya akan merugikan diri sendiri serta orang lain," tegas AKP Ikin Sodikin.
Di akhir kegiatan, Kapolsek Pagaden berharap agar para guru dan siswa dapat memahami sekaligus mempedomani hal-hal terkait hukum untuk meminimalisir perilaku menyimpang. Melalui program PRES NUS gagasan Kapolres Subang ini, diharapkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat tertanam kuat, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Udin



Posting Komentar untuk "Unik! Kapolsek Pagaden Subang Praktikkan Simulasi Lempar Helm Saat Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMK Radita Yudha"