Indometro. Id - Bengkayang
Perhimpunan perempuan Dayak di kabupaten Bengkayang sudah ada mulai tahun 2016. Namun karna beberapa hal organisasi sempat pasif. Saat ini P2D kabupaten Bengkayang diaktifkan kembali. Pada tanggal 24 Oktober 2026 ketua, seketaris, bendahara dan pengurus lainnya dikukuhkan dan dilantik oleh ketua P2D provinsi kalbar Dra, Fransiska editawaty soeryamassoeka di Rumah adat dayak ( Ramin bantang ) kabupaten Bengkayang. 09.00 wib - sekesai.
Acara tersebut dihadiri oleh bupati Bengkayang / mewakili, buoati Bengkayang kedua Suryaman Gidot, M. Pd, ketua Dewan Adat Dayak ( DAD) kabupaten Bengkayang Martinus kajot, SM, ketua DAD provinsi kalbar Kornelius kumha, M. Si, kapolres Bengkayang / mewakili, Dandim 1209 bengkayang / mewakili, Danlanud Harry Hadi Soemantri / mewakili, anggota DPRD provinsi kalbar, ketua peguyuban suku Melayu, Jawa, dan Tionghoa, 170 perempuan Dayak dari seluruh kecamatan di kabupaten bengkayang, dan tamu undangan lainnya.
Melalui pemilihan dan kesepakatan bersama, sebagai ketua P2D kabupaten Bengkayang yang terpilih yaitu Neneng, S. Sos, M. Sos. Serta dilantik oleh ketua P2D provinsi.
Berbagai sumber dari undangan yang hadir menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada ketua dan pengurus P2D yang dilantik, slah satunya dari Ketua DAD provinsi kalbar Kornelius. Selain ucapan selamat dan sukses, kornelius menyampaikan pesan bahwa P2D merupakan Mitra pemda bengkayang. I'm bawannya agar P2D kabupaten bengkauang menjalin kemitraan yang baik dengan pemda Bengkayang. Untuk mendukung Pemda Bengkayang dalam pemberdayaan perempuan untuk kemajuan Bengkayang pastinya.
Setelah pelantikan, kepada awak media Neneng sebagai ketua P2D kabupaten Bengkayang yang dilantik menyampaikan
" P2D merupakan gabungan perempuan Dayak yang berasal dari berbagai sub Dayak yang aada di kabupaten Bengkayang, seperti sub Dayak bekatik, benyaduk, ahe, iban, dan lainnya. Kegiatan ini merupakan suatu gebrakan dan motivasi untuk membangkitkan perempuan Dayak di kabupaten Bengkayang. Agar perempuan Dayak tidak hanya sebagai ibu rumah tangga melainkan bisa membantu ekonomi keluarga.
" Ada 3 yang menjadi fokus program kerja P2D kabupaten Bengkayang, yaitu
- Menciptakan perempuan Dayak yang kreatif. Contoh menghadirkan yang tidak ada menjadi ada.
- Melestarikan dan membudayakan bahasa ibu. Dengan keadaan perkembangan zaman saat ini, jangan sampai menghilangkan bahasa ibu. Melainkan terus membudayakan bahasa ibu sampai ke anak cucu.
- Pengembangan kemampuan perempuan Dayak sekabupaten Bengkayang sehingga bisa memperoleh penghasilan. " Jelas Neneng.
" Terkait masalah pencabulan atau plecehan seksual serta narkoba yang cukup merak, Organisasi P2D ini selalu mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah atau segala link sektor untuk melindungi perempuan Dayak di Bengkayang dari bahaya kejahatan tersebut. Dan terkait hiburan malam yang cukup marak dibengkayang, tidak ada yang melarang untuk datang ke hiburan malam. Namun harus punya batasan waktu.
" Mengingatkan kepada ppremouan prempuan Dayak sebagai seorang ibu agar memperhatikan anak anak yang masih menempuh pendidikan agar tidak mengijinkan anaknya keluar malam diatas jam 12.00 malam. Akhir kata, menjadi harapan kiranya pemerintah turut mendukung organisasi ini, maupun organisasi perempuan dari suku lain. Guna untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan pada umumnya yang ada di kabupaten Bengkayang. " Tutup Neneng.






Posting Komentar untuk "Telah Dilantik Ketua Serta Pengurus Perhimpunan Perempuan Dayak ( P2D ) Kabupaten Bengkayang Periode 2026 - 2031."