SUBANG,INDOMETRO.ID – Koordinator Forum Arus Bawah, Andi L. Hakim, menyoroti dengan tajam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2026. Andi mengaku heran sekaligus miris karena kue pembangunan yang bersumber dari uang rakyat Subang tersebut justru diduga kuat lebih banyak dinikmati oleh pihak luar.
Menurut Andi, berdasarkan hasil pantauan lapangan, ada sejumlah kegiatan dalam pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) tahun anggaran 2026 yang pengerjaannya jatuh ke tangan beberapa pengusaha jasa konstruksi dari luar wilayah Kabupaten Subang.
"Kami merasa heran dan sangat miris melihat kondisi ini. APBD Subang tahun anggaran 2026 ini seolah dinikmati oleh orang luar Subang, sementara para pengusaha lokal yang juga merupakan putra daerah terkesan hanya menjadi penonton di rumah sendiri," ujar Andi L. Hakim kepada Indometro.id, Rabu (21/10).
Andi menilai, fenomena ini menunjukkan kurangnya keberpihakan pemerintah daerah dalam memberdayakan potensi pengusaha lokal. Padahal, keterlibatan pengusaha asli Subang dalam proyek-proyek konstruksi daerah sangat penting untuk memutar roda perekonomian lokal secara langsung dan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.
Forum Arus Bawah meminta panitia pengadaan barang dan jasa serta dinas terkait di lingkungan Pemkab Subang untuk lebih transparan dan selektif. Jangan sampai skema pengadaan yang berjalan justru menyulitkan pengusaha lokal untuk berkompetisi secara sehat.
"Kami meminta komitmen nyata dari pemerintah daerah. Uang rakyat Subang yang ada di APBD seharusnya kembali berputar dan menyejahterakan masyarakat serta pengusaha di Subang, bukan malah dibawa lari keluar daerah," tegas Andi.
Udin



Posting Komentar untuk "Forum Arus Bawah Soroti APBD Subang 2026: Miris, Anggaran Justru Dinikmati Pengusaha Luar Daerah"