MARATUA — Pengelolaan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Untuk Nelayan (SPBUN) kode 68.773.02 di Maratua diduga mengisi bbm diam diam megunakan jerigen 20 liter pada malam hari di saat bukan jam kerja.
Dua nama diduga memegang peran kunci dalam peristiwa ini adalah pegawai SPBU Rm dan Aza. Hingga saat ini keduanya belum memberikan penjelasan apa pun terkait apa yang sebenarnya terjadi di lokasi.
Terungkap fakta mencolok Pegawai pertamina tersebut sedang melakukan pengisian minyak pada malam hari di spbu terliha di rekaman.
RM selaku pemilik jerigen saat di wawancarai awak media pada kami 13 Agustus pukul 20:49 di kediamannya di kampung payung payung, mengatakan saya sekedar mengantri untuk memenuhi kebutuhan risot aja mas" ungkapnya.
Pantauan di lokasi juga memperlihatkan bahwa SPBUN tersebut beroperasi hingga malam hari, dengan dua orang pekerja yang terlihat mengisi bbm.
Masyarakat mendesak pihak berwenang segera memeriksa meminta keterangan langsung kepada Rm dan Azm, serta menindaklanjuti seluruh dugaan pelanggaran agar pengelolaan SPBUN kembali ke jalur yang benar dan sesuai ketentuan yang berlaku.




Posting Komentar untuk " "