Reduce bounce ratesindo Langke Rembong Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Tektonik M7,7, Distribusi Berlangsung di 20 Kelurahan - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Langke Rembong Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Tektonik M7,7, Distribusi Berlangsung di 20 Kelurahan

 












Penyaluran bantuan di kelurahan Mbaumuku

Ruteng, NTT, Indometro.id — Pemerintah Kecamatan Langke Rembong bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Manggarai terus bergerak membantu warga terdampak gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Bantuan kebutuhan dasar tersebut disalurkan melalui Posko Penanggulangan Bencana Kecamatan Langke Rembong kepada warga terdampak di 20 kelurahan pada Jumat (21/8/2026).

Penyaluran bantuan telah dilakukan secara bertahap sejak 20 Agustus 2026. Posko gabungan yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Kecamatan Langke Rembong, 20 kelurahan, DP3A, dan DP2KB Kabupaten Manggarai juga telah bekerja selama beberapa hari untuk melakukan pendataan sekaligus memastikan kebutuhan warga terdampak dapat ditangani.

Camat Langke Rembong, Eremius Gonzaga Gau, SP, mengatakan seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan bersama DP3A serta DP2KB telah bekerja sejak hari-hari awal pascagempa.

“Sejak hari ketiga pascagempa, seluruh ASN di Kecamatan Langke Rembong dan 20 kelurahan, bersama ASN DP3A dan DP2KB, melaksanakan tugas di Posko Penanggulangan Bencana. Kami bekerja dari pagi hingga larut malam, terkadang sampai pukul 22.00 WITA,” ujar Eremius.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan bersama jajaran terkait sejak hari pertama telah melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan. Hasil pendataan tersebut kemudian menjadi dasar dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.

“Sejak hari pertama kami melakukan pendataan warga yang rumahnya rusak. Setelah itu kami bahu-membahu mendistribusikan bantuan hingga hari ini,” katanya.

Eremius juga membantah anggapan bahwa pemerintah Kecamatan Langke Rembong tidak bekerja dalam penanganan warga terdampak gempa.

Menurutnya, seluruh jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, DP3A dan DP2KB terus bekerja untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.










Penyaluran bantuan di kelurahan Compang Tuke.

Warga yang Belum Terdata Diminta Melapor

Camat Langke Rembong meminta warga terdampak yang belum terdata atau belum menerima bantuan agar tidak panik. Warga diminta segera melaporkan kondisi dan mendaftarkan posko mandiri melalui kelurahan masing-masing.

“Tidak perlu khawatir. Bagi warga yang belum mendapatkan bantuan sembako, segera daftarkan posko mandirinya ke kelurahan. Tidak ada yang tertinggal dan tidak ada yang tidak akan mendapat bantuan,” tegas Eremius.

Ia mengatakan pemerintah akan terus bekerja cepat dan terukur selama masa tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

Eremius juga mengimbau masyarakat tetap tenang ketika terjadi gempa susulan dan selalu berkoordinasi dengan tim penanggulangan bencana di kelurahan masing-masing.

“Jangan panik jika terjadi gempa susulan. Selalu berkoordinasi dengan tim penanggulangan gempa di kelurahan masing-masing. Semua akan mendapat bantuan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Eremius didampingi Kepala DP3A Kabupaten Manggarai, Maria Yasinta Aso, SST, dan Kepala Dinas P2KB Kabupaten Manggarai, Maria Yustina Diana Baru.

Posko Tetap Siaga Selama Masa Tanggap Darurat

Sementara itu, Koordinator Posko Penanggulangan Bencana Kecamatan Langke Rembong yang juga Kepala Dinas P2KB Kabupaten Manggarai, Maria Yustina Diana Baru, mengatakan pihaknya akan tetap siaga meskipun penyaluran bantuan telah memasuki hari kelima.

Menurut Diana, respons terhadap kebutuhan warga terdampak akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat.

“Ke depan prinsipnya kita selalu siaga dalam merespons warga terdampak selama masa tanggap darurat ini. Warga masyarakat terdampak tidak perlu khawatir belum mendapatkan bantuan karena satgas selalu merespons setiap permintaan warga terdampak,” ujar Diana.









Ia menjelaskan, masa siaga penanganan bencana tersebut berlangsung selama 90 hari. Karena itu, masyarakat diminta tetap berkoordinasi dengan posko dan pemerintah kelurahan apabila membutuhkan bantuan.

Bantuan yang Telah Disalurkan

Hingga hari kelima penyaluran, sejumlah kebutuhan pokok telah didistribusikan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Langke Rembong.

Adapun bantuan yang telah disalurkan meliputi:

Beras sebanyak 7,23 ton,

Mi instan sebanyak 654 dos,

Telur sebanyak 919 papan,

Minyak goreng sebanyak 746 liter,

Selimut sebanyak 170 lembar,

Tikar sebanyak 113 lembar,

Air minum sebanyak 100 dos,

Gula sebanyak 156 kilogram,

Susu anak sebanyak 344 kotak,

Biskuit sebanyak 93 bungkus, 

Buah-buahan berupa jeruk dan salak sebanyak 92 kilogram, dan

Kotak kesehatan bayi sebanyak 10 kotak.

Pemerintah Kecamatan Langke Rembong bersama DP3A dan DP2KB Kabupaten Manggarai memastikan koordinasi serta pelayanan terhadap warga terdampak akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat.     (****)


Posting Komentar untuk "Langke Rembong Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Tektonik M7,7, Distribusi Berlangsung di 20 Kelurahan"

PELUANG TIAP DAERAH 1 ?