Foto: Irwan, pemuda peduli masyarakat lingkar tambang Kecamatan Hu'u
DOMPU, NTB, INDOMETRO.ID - Menanggapi memanasnya narasi penolakan terhadap aktivitas kapal di perairan Teluk Cempi, kelompok Pemuda Peduli Masyarakat Lingkar Tambang Kecamatan Hu’u akhirnya angkat bicara. Mereka membantah keras tudingan yang menyebut kapal tersebut sebagai kapal pengangkut BBM milik PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang masuk tanpa izin.
Kelompok pemuda ini menegaskan bahwa kapal yang dimaksud bukanlah kapal pengangkut BBM, melainkan kapal yang tengah melakukan survei kedalaman laut sebagai bagian dari persiapan pembangunan dermaga atau pelabuhan oleh PT STM.
Irwan, salah satu pemuda yang tergabung dalam aliansi tersebut, menyayangkan berkembangnya informasi yang dinilai tidak utuh dan berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kami paham kegelisahan nelayan, itu hal yang manusiawi. Namun perlu diluruskan, kapal yang beroperasi bukan kapal BBM, melainkan kapal survei untuk mengukur kedalaman laut dalam rangka persiapan pembangunan dermaga,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Ia juga menilai bahwa gelombang reaksi yang berkembang di media sosial belakangan ini cenderung emosional dan belum sepenuhnya berpijak pada fakta di lapangan.
“Membangun narasi sepihak tanpa mengutamakan fakta sangat berbahaya. Jangan sampai kita terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” tambahnya.
Irwan menjelaskan, sebelum aktivitas tersebut berjalan, pihak perusahaan telah melalui berbagai tahapan, termasuk sosialisasi kepada pemerintah daerah, Kecamatan Hu’u, serta masyarakat desa di wilayah tersebut selama kurang lebih tiga bulan.
“Proses ini tidak dilakukan diam-diam. Ada tahapan yang jelas dan melibatkan banyak pihak. Jadi penting bagi kita melihat persoalan ini secara utuh, bukan sepotong-sepotong,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog terbuka dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing. Jika ada hal yang belum jelas, mari kita buka ruang diskusi agar tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.
Kelompok Pemuda Peduli Masyarakat Lingkar Tambang Kecamatan Hu’u juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kepentingan masyarakat lokal, termasuk nelayan, dengan pendekatan yang konstruktif dan berbasis data.
Mereka menilai, menjaga kondusivitas daerah merupakan tanggung jawab bersama, terutama di tengah derasnya arus informasi di ruang publik. (Fr)



Posting Komentar untuk "Pemuda Peduli Masyarakat Lingkar Tambang Kecamatan Hu’u Bantah Keras Tudingan Kapal BBM: "Itu Kapal Survei Dermaga PT STM""