Reduce bounce ratesindo Gampong Sapik Gelar Pelatihan Adat Istiadat - Indometro Media
☀️ --°C Medan
banner image

Gampong Sapik Gelar Pelatihan Adat Istiadat


Tapaktuan. Indometro. Id -
Gampong Sapik Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan menggelar pelatihan adat istiadat dalam Bahasa Kluet.

Pelatihan itu mengangkat tema "Tradisi Mekato" dalam acara pesta seperti, turun mandi, sunat rasul, perkawinan, kematian, dan lain-lain yang dilaksanalan pada Gedung Serbaguna Gampong Sapik, 11 sampai 14 Januari 2026.

Dalam acara penutupan pelatihan itu, Pj Keuchik Gampong Sapik, Amril Norman SE kepada media ini, Kamis (15/1) menyampaikan, apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini dengan sukses dan lancar.

Harapannya, semoga mendapatkan hasil yang maksimal dan dapat diterapkan di masyarakat.

"Platihan kali ini adalah baru awal dan seterusnya nanti saya berharap semoga keuchik yang baru akan menganggarkan kembali untuk biaya pelatihan selanjutnya," kata Amril.

Disebutkannya, salah seorang yang menjadi narasumber dalam pelatihan ini adalah, Yusnir SPd merupakan seorang tokoh masyarakat dan tetua di Gampong Sapik.

Sementara itu narasumber, Yusnir menjelaskan, banyak nilai-nilai yang terkandung dalam "Mekato" antara lain, nlai multikultural meliputi memanusiaan, keadilan dan demokrasi, musyawarah serta mufakat. 

"Nilai pendidikan karakter meliputi religius, kejujuran, hirmat dan santun, kreatif, percaya diri, kerja keras, kepemimpinan, perilaku baik dan rendah hati, kemandirian, tanggung jawab, cinta damai, rasa ingin tahu, toleransi, peduli sosial, bersahabat, komunikatif, kerja sama, sera kooperatif merupakan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," ujar Yusnir.

Lebih lanjut dikatakannya, tradisi Kluet ini sebagai bagian dari budaya masyarakat Kluet itu sendiri, sudah seharusnya dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat kita selaku pemiliknya, termasuk tradisi lisan (penuturan). 

Yusnir menjelaskan, tradisi lisan banyak mengandung nilai positif yang dapat diterapkan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat maupun bernegara, karena pada hakikatnya, tradisi lisan hadir di tengah-tengah masyarakat tradisional yang begitu menjaga dan memelihara dari berbagai aspek kehidupan. 

"Hal ini terkait dengan adanya pesan moral, kepercayaan, norma yang dipatuhi masyarakat Kluet sehingga menjadikan Identitas dan ciri khas bagi masyarakat Kluet itu sendiri," ungkap Yusnir.

Sedangkan salah seorang peserta, Yusnadiwan SPd menuturkan, pelatihan ini diikuti oleh 22 orang  peserta dari unsur pemuda setempat. 

Katanya, ujuan pelatihan ini terutama untuk melestarikan adat-istiadat dan budaya Kluet agar tidak hilang dan tidak punah. 

"Tradisi Mekato ini biasanya dilaksanakan ketika acara kenduri turun mandi (saat bayi), sunat Rasul (khitan), perkawinan, menurunkan jenazah, kenduri kematian, menyerahkan anak masuk anggota pemuda, dan lain sebagainya," pungkas Yusnadiwan.(*)

Posting Komentar untuk "Gampong Sapik Gelar Pelatihan Adat Istiadat"

Berita Terkini

UPDATE BERITA
Berita Terbaru LIVE
  • Memuat berita...
Berita Terkini UPDATE
  • Memuat berita...
Ads :

INDOMETRO MEDIA

Media promosi untuk bisnis, usaha, produk dan jasa Anda

SLOT IKLAN
📢
PASANG IKLAN DI SINI

Promosikan bisnis, produk atau jasa Anda melalui INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PROMO
📣
PASANG IKLAN DI SINI

Jadikan brand Anda lebih dikenal oleh pembaca INDOMETRO.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
BUSINESS
💼
PASANG IKLAN DI SINI

Pilihan promosi untuk UMKM, perusahaan dan pelaku usaha.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan
PREMIUM
🚀
PASANG IKLAN DI SINI

Tingkatkan visibilitas brand Anda bersama INDOMETRO MEDIA.

Harga mulai Rp50.000
Klik untuk informasi & pemesanan