Ticker

6/recent/Ticker-posts

Terkait Polemik Kerjasama KPU Mura tentang anggaran publikasi

Indometro.Terkait polemix kerjasama publikasi/ikan di KPUD Musi Rawas yang penuh tanda tanya oleh pihak publik dan banyak di pertanyakan oleh pihak media-media yang ada di Musi Rawas ahirnya terkuak. ( Jum'at 22/01/2021)

Terkait anggaran publikasi di KPUD Musi Rawas yang sering di pertanyakan oleh awak media dan seringnya terjadi unjuk rasa di KPU selama ini mengenai  ketransparansi dalam pengelolaan anggaran publikasi demi sarana penyampaian informasi baik pormal atau non pormal didalam demokrasi pihak awak media Meminta konfirmasi langsung kepada pihak KPU.

Di pasca sebelum menjelang rapat pleno penetapan bupati dan wakil Bupati Terpilih pihak awak media mendatangi KPUD Musi Rawas terkait penawaran-penawaran kerjasama yang selama sudah di ajukan oleh berbagai media yang ada di Musi Rawas dan tentang penerbitan berita mengenai informasi-informasi tentang KPU Musi Rawas yang tidak ada kejelasan sampai sekarang ini.

Syarifudin, S.E, MM - Anggota KPU Kabupaten Musi Rawas Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi, Masyarakat Dan SDM saat di mintai keterangan di ruang kerjanya menjelaskan bahwa terkait perihal pengajuan kerjasama di dalam publikasi/iklan didalam sarana penyampaian informasi-informasi ke publik pihak KPU Musi Rawas melihat situasi dan kondisi anggaran yang tidak memungkinkan untuk menjalin kerjasama.

Media-media yang ada di Musi Rawas dengan kondisi media yang bermacam dan banyaknya Media yang ada di Musi Rawas maka kami dari pihak KPU memutuskan untuk " memanggil media baik lokal atau internal jika ada sebuah informasi, media itu kami Panggil, dan dilihatkan anggarannya untuk berapa banyak jumlah media dipanggil. Intinya media panggilan berdasarkan Jumlah anggaran yang dapat di bagikan ke teman2 media", Ucap Syarif

Begitupun sebaliknya, hal ini menjadi polemix teman-teman dari Awak media, yang merasa dirinya tak terpanggilkan oleh pihak KPU untuk mempublikasikan Informasi tentang kegiatan yang selama ini dilakukan, berdasarkan keterangan dari Syarifudin, SE, MM Divisi Sosial, pendidikan pemilihan, partisipasi masyarakat dan SDM, yang menggatakan bahwa untuk memberikan informasi dan mempublikasikan akan memanggilkan media dengan melihat jumlah anggaran. 

Semantara itu, Dengan adanya keterangan seperti itu, akan membuat teman-teman media merasa itu media yang dipanggil adalah media pilihan, dan terlihat siapa yang dekat dia yang dapat. Maka dengan ini teman-teman media menganggap itu tidak adil dan tidak transparasi terhadap teman media lainnya. Ujar rifai

"Seberapa besar, anggaran Publikasi di KPU musi rawas dan seberapa Banyak Media yang terpanggil untuk menerima anggaran Publikasi itu" jelas Rifai ke media indometro

Lanjutnya," terkait penerbitan berita saya berharap kepada pihak media media baik itu media online/cetak agar harus di konfirmasi kan terlebih dahulu ke pihak KPU agar tidak  terjadi kesalahpahaman ataupun mis Komunikasi mengingat anggaran publikasi yang terbatas tutupnya.

Artikel Terkait