Ticker

6/recent/Ticker-posts

Satu Pelaku Pembobolan Alfamart Itu Ternyata Oknum Polisi Berstatus Desersi

Enam pembobol minimarket Alfamart diamankan di Polres OKI
KAYU AGUNG, indometro.id - Jajaran Polres OKI meringkus enam pelaku pembobolan minimarket Alfamart di desa Kemang Indah, Kecamatan Mesuji Raya OKI, Kamis (9/4) lalu sekitar pukul 02.00 WIB.

Satu dari enam pelaku ternyata Suyanto, 39, oknum anggota Polsek Cengal yang berstatus desersi. Oknum ini merupakan desersi Provost Polres OKI. Bahkan, warga Desa Sedyo Mulyo, itu juga yang mengendalikan aksi pembobolan Alfamart tersebut.
Dijelaskan Kasubsektor Polsek Mesuji Raya, Ipda Ilham Perlindungan SH aksi pemboloan itu dilaporkan Kepala Toko Alfamart bernama Yasir.

Ia melaporkan bahwa pintu depan toko Alfamart tempatnya bekerja telah terbuka dengan kondisi dua kunci gembok tergeletak di lantai.
Atas laporan ini, Team Macan Komering Mesuji Raya dipimpin Ipda Ilham Parlindungan SH langsung ke TKP dan mendapati brankas toko terbuka dan kosong.
“Mengetahui telah terjadi tindak pidana pencurian, kemudian Yasir membuat laporan polisi ke kantor Polsek Mesuji Raya,” terangnya Rabu (15/4/2020).
Setelah melakukan olah TKP saat itu banyak ditemukan kejanggalan yang akhirnya ditemukan terkait dengan keterangan Yasir.
Selanjutnya hari Minggu (12/4) sekitar pukul 13.00 WIB, Team Macan Komering berhasil mengamankan karyawan Alfamart bernama Tohir sebagai orang yang melakukan top up salah satu belanja online dalam jumlah besar pada 7 April lalu, sehingga menimbulkan kecurigaan dari Team macan Komering Mesuji Raya.

Melalui keterangan Tohir inilah baru diketahui bahwa dia disuruh Yanto untuk melakukan Top Up yang nantinya toko Alfamart tersebut akan dikerjai atau dibobol.
Mendapati info tersebut, Team Macan Komering langsung bergerak ke rumah Yanto di desa Sedyo Mulyo, kecamatan Mesuji Raya.
Kemudian langsung ke Desa SP 7 untuk mengamankan Zainudin dan Tohir, kemudian team bergeser ke desa SP 6 dan berhasil mengamankan Triono.
Dari keterangan tersangka Zainudin berhasil diperoleh peran Yanto sangat dominan dalam melakukan eksekusi terhadap toko Alfamart di Desa Kemang Indah Kecamatan Mesuji Raya tersebut.
Menurut keterangan Yanto, dalam aksi tersebut mereka berhasil mengambil uang tunai dalam brangkas sebesar Rp198 juta dan 7 pak rokok dengan berbagai merek.
Menurut pengakuan Yanto, uang hasil kejahatan tersebut telah diserahkan kepada seseorang yang datang dari Jawa sebagai pembayaran utang, dan masih tersisa Rp40 juta yang dititipkan di rumah pelaku Triono dan saat ini telah diamankan polisi.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus ini, uang tunai pecahan seratus ribu sebanyak Rp40 juta, linggis yang digunakan untuk merusak pintu kantor, dan sisa beberapa bungkus rokok serta sarung tangan karet milik pelaku yang telah dibuang ke sungai.



Berita ini sudah terbit di jpnn.com