Ticker

6/recent/Ticker-posts

Polres Pematangsiantar Diduga Tidak Tegas, Tempat Keramaian Seperti Anda Hotel, Braga'a Bahkan Taman Hewan Tetap Buka di Tengah Covid 19

Polres Pematangsiantar

Pematangsiantar (Sumut), indometro.id - Polres Pematangsiantar diduga tidak tegas terhadap perkataan yang mereka lempar sendiri ke media mengenai mereka belum memperbolehkan keramaian di tengah semakin meningkatnya kasus covid 19 di Kota Pematangsiantar.

Semakin hari kasus covid 19 yang ada di Kota Pematangsiantar semakin meningkat dengan hampir saja menyentuh angka 100 orang pasien yang dinyatakan positif mengidap covid 19.

Terus meningkatnya kasus covid 19 di Kota Pematangsiantar pun membuat Polres Pematangsiantar mengatakan bahwa " Maklumat itu dicabut sebagai upaya untuk mendukung kebijakan adaptasi baru atau new normal. Orang beranggapan kalau maklumat Kapolri itu sudah dicabut,  maka semua kegiatan sudah bisa dilaksanakan. Padahal itukan khusus bagi daerah zona hijau (Covid 19), yang zona merah protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan " ucap Kasat Intel AKP Basri Lubis melalui KBO Intel Iptu Suparmen.

" Karena di siantar ini yang positif hasil swab dan yang reaktif hasil rapid test cenderung meningkat, maka kita belum pernah memproses pengajuan ijin keramaian " paparnya.

Masih lanjutnya, " untuk kesehatan kita bersama, kita menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan dan anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan. Bila keluar rumah pakai masker, selalu cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, lalu jaga jarak hindari kerumunan " ucapnya.

Namun kenyataannya bahwa tempat-tempat yang menimbulkan keramaian seperti Anda Hotel, Braga'a dan Taman Hewan terlihat sudah terang-terangan membuka usahanya walaupun Kota Pematangsiantar saat ini kasus covid 19 terus meningkat.

Menurut informasi yang dihimpun reporter dan melihat langsung di lokasi benar bahwa tempat-tempat usaha tersebut tetap buka dan bahkan diduga tempat-tempat usaha tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, pencuci tangan, handsanitaizer dan juga tidak menerpakan adanya jarak untuk para pengunjung. (RH)

Artikel Terkait