Kapolda Riau Melakukan Peluncuran Aplikasi BSR di Negeri Junjungan



   kapolda riau bersama kapolres dan bupati bengkalis melakukan tombol peluncuran aplikasi

Bengkalis,indometro.id - 
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melakukan peluncuran aplikasi Bersama Selamatkan Riau (BSR) di Negeri Junjungan, Peluncuran dilaksanakan di lantai 4 Balai Dang merdu jalan Ahmad Yani Bengkalis turut dihadiri langsung Bupati Bengkalis Kasmarni, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan dan sejumlah pejabat daerah di Bengkalis.

Menurut Kapolda Riau, aplikasi BSR yang diluncurkan ini merupakan aplikasi untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan gelombang selanjutnya penyebaran Virus corona dengan mengutamakan pergerakan para petugas tracing di lapangan.

Dengan adanya aplikasi ini Kapolda Riau berharap bisa memberikan kontribusi yang besar dalam menekan angka penularan. Serta memastikan masyarakat di Bengkalis yang terkonfirmasi Covid-19 dapat tertangani dengan optimal, mulai dari validasi data, verifikasi, pemberian obat hingga evakuasi ke rumah sakit dan tempat isolasi terpusat.

Dalam aplikasi yang dipelopori Polda Riau ini sudah bergabung dan berklaborasi sebanyak seribuan lebih tim tracer. Mereka bertugas melakukan verifikasi kasus terkonfirmasi, melam dan melaporkan kondisi pasien terkonfirmasi serta memberikan rekomendasi rujukan.

Selain tracer, juga ada tenaga medis yang bergabung dalam aplikasi BSR ini. Setidaknya saat ini sebanyak 890 orang tenaga medis yang sudah menggunakan aplikasi ini.

Tenaga medis bertugas memeberikan pelayanan medis dari rujukan tim tracer, serta melaporkan kondisi pasien yang terkonfirmasi. Sehingga penanganan covid 19 di Bengkalis terintegrasi antar petugas yang menjalankan tugas di lapangan.

"Aplikasi bentuk klaborasi tugas, petugas di lapangan. sehingga Bengkalis bisa terbebas dari  Covid 19 dan warga yang terpapar Covid 19 bisa mendapatkan penanganan yang cepat, " tambahnya.

Sementara itu Bupati Bengkalis Kasmarni menyambut baik adanya aplikasi BSR yang diluncurkan Polda Riau tersebut. Dengan aplikasi ini Kasmarni berharap bisa menekan angka penyebaran yang terjadi.

"Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis, tentunya siap mendukung dan bersinergi dengan Polri, memanfaatkan aplikasi BSR ini. Karena kami menyadari, menangani Covid secara manual yang dilakukan oleh petugas kami selama ini, belum mencapai hasil maksimal, " terangnya.

Selain dari jumlah petugas yang terbatas, juga terkendala dengan letak geografis daerah. Mengingat, kecamatan, kelurahan dan desa dalam wilayah Kabupaten Bengkalis tersebar di tiga pulau besar yang aksesnya serba terbatas, yakni Pulau Sumatera, Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat.

Kepada dinas terkait, bupati memminta agar aplikasi ini benar benar di dukung serta dimanfaatkan sesuai peruntukannya, guna meningkatkan kinerja dalam melakukan pengendalian covid-19 di Kabupaten Bengkalis.**

Anang
Baca Juga :

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama