Ticker

6/recent/Ticker-posts

Webiner Kopi Gayo Sekda Bener Meriah Menjadi Pemateri

Webiner Kopi Gayo Sekda Bener Meriah Menjadi Pemateri 

Webiner yang diadakan oleh DJKN melalui aplikasi zoom meeting tersebut dimoderatori oleh Wellmi Plt. Kepala Bidang Lelang, menghadirkan Joko Prihanto Direktur Lelang DJKN, Kepala Kanwil DJKN Aceh Syukriah HG, Armia Ahmad Ketua AEKI Aceh, Kepala Subdirektorat Bina Lelang III.

Sekda Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si dalam kesempatan itu menyampaikan terkait peran industri kopi dalam mengerakkan perekonomian daerah.

Mengawali pertemuan itu Sekda Bener Meriah terlebih dahulu menjelaskan bahwa sejak dahulu di dataran tinggi Gayo hampir 100 persen penduduknya sebagai petani kopi, termasuk dirinya juga sebagai petani kopi, sehingga masyarakat di dataran tinggi Gayo sudah sangat faham dengan kopi Gayo.

Katanya lagi, yang menjadi daya tarik, bahwa semua hamparan kebun kopi di Bener Meriah milik pribadi masyarakat, bukan milik suatu perusahaan, sehingga saat ini kata Haili Yoga seluruh petani kopi di kabupaten tersebut sudah sangat paham tentang kopi.

“Terkait krisis moneter yang pernah melanda negeri ini pada tahun 1997 yang mengakibatkan mata uang rupiah turun. Namun dampak tersebut tidak terlalu dirasakan oleh warga Bener Meriah, karena saat itu kopi dihargai dengan mata uang dollar yang saat itu naik, namun, hal tersebut tidak terus menerus terjadi seperti itu, makanya kami selaku Pemerintah daerah terus menerus memberikan edukasi bagaimana tata kelola kedepan, agar kita tidak lagi menjadi penonton dalam kopi kita,”terang Sekda.

Sekda Bener Meriah juga mengatakan bahwa peran dari Kakanwil DJKN sangat diharapkan, apa lagi ditengah pandemi saat ini, inovasi sangat dibutuhkan untuk mengerakan kopi Gayo. Sekda juga berharap dengan program yang di DJKN semoga dapat tercapai dengan baik.

“Kami berharap kepada pak Joko Prihanto selaku Direktur Lelang DJKN agar kegiatan hari ini tidak saja sebatas seremonial, namun hendaknya acara kita hari ini adahasil yang langsung bisa dieksekusi, sehingga dari kegiatan kita ini kami berharap masyarakat tidak lagi menjual kopi secara manual akan tetapi penjualan secara ite atau transaksi secara elektronik, sehingga harga kopi menjadi semakin baik,”harapnya.

Selain itu dalam kesempatan itu Sekda juga menyampaikan sejumlah program yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah dalam mengidukasi kopi Gayo guna peningkatan pertubuhan ekonomi para petani dan pelaku bisnis kopi di kabupaten tersebut, salah satunya dengan program Kampung wisata kopi Gayo.

Artikel Terkait